Tuning Jaringan – Optimasi Untuk Performa Terbaik

By Ki Grinsing

 

Adakalanya dalam kita membangun jaringan, performa dari jaringan tersebut tidak seperti yang kita harapkan, yang lambat lah yang koneksi wireless gak bagus lah dan sebagainya. Berikut adalah beberapa tip untuk mendapatkan performa terbaik pada jaringan anda.

Koneksi Internet

Sebelumnya ada baiknya kita mengenali terlebih dahulu beberapa jenis koneksi Internet dan beberapa technology wireless. Ada beberapa jenis koneksi internet yang umum beserta kecepatannya serta pertimbangan keamanan yang perlu kita ketahui:

Broadband Internet

Kecepatan koneksi internet anda ditentukan oleh jenis modem, seperti ADSL modem atau Cable modem, dan juga kecepatan Internet itu sendiri dari sisi pelanggan ke ISP, serta secara umum adalah factor traffic internet. Semakin banyak pemakai pada suatu waktu tentunya semakin lemot koneksi Internet kita.

Koneksi modem ADSL (misal Speedy) dan Cable adalah asymmetris, artinya kecepatan data rate saat ke Internet (upstream) adalah lebih lambat dibanding kecepatan dari internet (downstream). Saat kita mengakses Internet ke suatu site dimana site tersebut juga menggunakan koneksi asymmetris, maka kecepatan maximum tergantung kecepatan yang lebih lambat antara koneksi upstream dari masing-masing sisi.

Koneksi modem ADSL atau Cable yang terpasang di perumahan pada umumnya mempunyai kecepatan downstream antara 1 sampai 3 Mbps. Technology yang lebih baru seperti ADSL2+ dan Fiber to the Home (FTTH) mempunyai kecepatan lebih sampai puluhan Mbps.

Wireless

Teknology wireless 802.11N terkini dengan technology MIMO mempunyai kecepatan sampai 300Mbps bahkan sampai 450Mbps dengan 3×3 spatial MIMO. Tapi ingat, ini adalah kecepatan ideal, dalam kenyataannya mereka tidak pernah mencapai kecepatan ini karena banyak factor. Beberapa router popular banyak yang menggunakan technology wireless N600 dual band (maksudnya masing-masing band kecepatannya 300Mbps) misal WNDR37AV dari Netgear atau Linksys E-3000. Dan beberapa pabrikan juga mengeluarkan produk dengan technology wireless N750 dual band (maksudnya kecepatan 450Mbps untuk 5GHz dan 300Mbps untuk 2.4GHz band) misal seri Linksys E-4200 terbarunya dan juga WNDR4000 N750.

Mengenai security dengan adanya standard industry enkripsi WPA/WPA2 maka koneksi wireless anda sangat aman. Tentunya untuk mendapatkan data throughput yang optimal maka kedua sisi adapter dan router juga harus dengan standard technology yang sama missal adapter dengan N300.

Walaupun router N600 atau N750 anda compatible dengan adapters dengan standard wireless 802.11b dan g, penggunaan technology yang kuno ini akan menghasilkan data throughput yang lebih lambat secara keseluruhan. Jadi gunakan technology yang sama untuk hasil yang optimum.

Powerline

Untuk menghubungkan ruangan atau rumah tingkat anda dimana halangan lantai pada arah vertical, maka pertimbangkan penggunaan jaringan listrik anda. Banyak produk Powerline adapter yang memungkinkan anda membangun backbone jaringan lewat kabel listrik yang ada dengan keceptanan sampai 500Mbps sebut saja TPL-401E2K TRENDnet 500 Mbps Powerline AV Ethernet Adapter Kit. Lihat juga artikel TPL-401E2k dengan diagramnya.

Wired Ethernet

Banyak computer baru sekarang ini dilengkapi dengan NIC adapter Gigabit dengan kecepatan 1000Mbps (1 Gbps). Wired Ethernet masih merupakan pilihan yang ekonomis, cepat dan handal, serta secure. Gigabit Ethernet bisa direntang dengan kabel twisted-pair Cat-5e atau yang lebih bagus sampai jarak 100Meter. Tidak seperti koneksi wireless yang rentan terhadap interferensi, Ethernet sangat handal dan relative sangat kebal terhadap interferensi. Dan lagi, sambungan kabel sangat aman kalau tidak melalui koneksi fisik kepada jaringan.

Penilaian Akan Speed Yang Anda Butuhkan

Karena kecepatan akses internet anda akan berada jauh lebih lambat dari kecepatan jaringan local anda, maka technology jaringan local yang lebih cepat tidak akan mempengaruhi atau memperbaiki koneksi internet anda. Akan tetapi banyak aplikasi rumahan yang bermunculan saat ini membutuhkan koneksi internet yang cepat. Misal saja:

  1. Streaming HD Video membutuhkan kecepatan antara 10 sampai 30Mbps per stream. Karena latensi internet dan packet loss bisa mengganggu video anda, maka seharusnya anda memberikan setidaknya 2 kali dari kapasitas yang anda butuhkan.
  2. Streaming MP3 memerlukan kurang dari 1Mbps per stream dan hampir tidak membebani secara berlebihan pada hampir kebanyakan modem sekarang ini. Seperti halnya pada streaming video, latensi dan packet loss juga akan mengganggu.
  3. Kebutuhan akan storage online sekarang ini juga mulai meningkat untuk kebutuhan backup online data anda. Tabel berikut menunjukkan waktu transfer rata-rata per satu Gigabyte data menggunakan berbagai jenis technology:
Koneksi Jaringan Waktu Transfer Secara Teori
Gigabit Wired Ethernet 8 Seconds
802.11n wireless 45 seconds
100Mbps wired Ethernet 80 seconds
802.11g wireless 150 seconds
802.11b wireless 700 seconds
10 Mbps wired Ethernet 800 seconds
Cable modem (3 mbps) 2700 seconds
Analog modem (56Kbps) 144,000 seconds (40 jam)

Mengoptimalkan Bandwidth Jaringan Anda

Saat jaringan anda berkembang, bisa jadi terdiri dari beberapa segmen jaringan dengan berbagai technology yang berbeda, yang masing-masing memberikan data throughput yang berbeda pula. Saat anda merencanakan jaringan anda, maka pertama kali anda harus mempertimbangkan piranti-piranti jaringan yang paling mendapatkan beban traffic paling berat yang mengalir antar mereka. Misal saja:

  • Suatu ruangan media center yang banyak melakukan streaming HD media dari server video dari ruangan lain
  • Perangkat storage yang dipakai untuk backup data

Berikutnya adalah pertimbangkan data throughput dari piranti anda. Jika mungkin, untuk koneksi dengan traffic yang berat gunakan lah technology dengan speed yang tingi juga dengan tanpa adanya bottleneck sepanjang jalurnya. Misal saja anda ingin menghubungkan Blu-Ray player anda lewat jaringan wireless, maka gunakan wireless adapter yang mempunyai technology N300 keatas – jangan menggunakan adapter / wireless bridge dengan technology wireless 802.11b yang hanya akan terjadi bottleneck. Karena untuk streaming video, setidaknya anda perlu jaringan wireless N300. Storage anda juga perlu koneksi Gigabit agar mempunyai kecepatan throughput backup dengan kecepatan tinggi.

Optimizing Performa Wireless

Kecepatan dan jangkauan dari koneksi wireless anda bisa bervariasi secara significant berdasarkan penempatan fisik piranti wireless router anda. Anda harus menempatkan router anda pada suatu tempat yang bisa memberikan kecepatan maksimal pada koneksi ke adapter wireless anda.

Berikut adalah petunjuk untuk memperbaiki performa dari wireless router dan jaringan anda:

1. Kenali link wireless yang kritis

Jika jaringan wireless anda mempunyai beberapa perangkat wireless, maka putuskan untuk menempatkan wireless router anda pada dekat perangkat yang mempunyai traffic data rate yang tinggi. Ada beberapa perangkat wireless yang speednya bisa turun automatis dengan jarak yang semakin menjauh tanpa kehilangan koneksi. Hal ini berarti semakin jauh dari router anda speednya juga semakin turun.

2. Pilih Penempatan Yang Bagus

Untuk mendapatkan hasil yang bagus:

  • Ditengah-tengah suatu area dimana computer-komputer beroperasi
  • Letakkan ditempat ketinggian dimana computer-komputer bisa melihat / mengakases dalam segaris tanpa ada halangan
  • Hindari adanya banyak halangang pada sinyal wireless
  • Jaga jarak computer setidaknya sejauh 2 meter dari benda-benda metal seperti file-cabinet, kulkas, langit-langit yang terbuat dari metal, pipa-pipa, atau partisi metal.
  • Jauhkan dari air yang berskala besar seperti tanki ikan dan air pendingin.

3. Kurangi Tingkat Interferensi

  • Kalau bukan untuk komunikasi antar gedung, hindari penempatan pada jendela-jendela
  • Jauhkan perangkat wireless anda dari berbagai macam sumber electromacnetic sumber noise khususnya perangkat yang menggunakan frequency 2.4GHz band.
  • Computer dan Fax machines tidak boleh kurang dari 30 Cm
  • Masin Copy, elevator, dan Cell Phone tidak kurang dari 2 Meter
  • Microwave tidak boleh kurang dari 4 meteran

Dengan tidak mengindahkan hal-hal tersebut diatas, performa koneksi wireless anda bisa mengalami degradasi yang sangat significant bahkan bisa tidak bisa terhubung sama sekali.

Scan adanya jaringan wireless disekitar anda dan gunakan channel yang tidak kepakai. Disable SSID broadcast dang anti nama SSID default anda.

Lihat juga artikel berikut:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.