Memahami Protokol TCP IP

TCP/IP merupakan Protokol Suite Paling Popular Dan Paling Banyak Dipakai

Apa itu protokol TCP/IP?

Pada jaringan “kabel” LAN, protokol TCP IP adalah protokol yang paling banyak dipakai pada jaringan baik itu PC ke PC, jaringan local berskala kecil dirumah, di perkantoran, skala jaringan medium sampai yang berskala besar pada jaringan redundansi yang rumit pada suatu korporasi. Dalam setting konfigurasi setiap komputer Windows yang akan anda koneksikan pada jaringan, anda selalu behubungan dengan protokol TCP IP ini.




 

Kenapa TCP/IP begitu populer?

protokol TCP IP adalah protokol yang paling banyak dipakai pada jaringan komputer didunia, popularitasnya sangat beralasan dengan fakta bahwa:

  • Skalabilitas dan bisa di routing
  • Open standard – bukan hak paten vendor tertentu
  • Merupakan standard yang sudah matang dan stabil
  • Hampir semua reset yan sedang berjalan melibatkan technology yang menggunakan protokol TCP IP
  • Merupakan protokol suite yang dipakai di Internet

Ketika anda sebagai administrator jaringan memutuskan untuk menggunakan protokol TCP IP ini dalam perencanaan infrastruktur jaringan, anda seharusnya sudah bisa menyadari pekerjaan dibalik penggunaan protokol TCP IP ini. Anda harus melakukan konfigurasi kepada semua piranti jaringan yang akan tergabung dalam jaringan nantinya, satu persatu dengan identitas unik. Seperti pemberian IP address unik untuk setiap piranti jaringan beserta semua parameter lainnya.

Kemudahan teknology

Akan tetapi teknology sudah menyiapkan semuanya untuk kemudahan anda. Tentunya dengan menggunakan technology yang sudah tersedia seperti pemberian IP secara automatis akan memudahkan beban administrator. Dengan pemakaian protokol TCP IP ini, tentunya anda sudah memasukkan agenda dalam perencanaan IP address pada jaringan korporasi anda mengingat bahwa IP address adalah vital.

Apa saja yang perlu diketahui mengenai pemberian IP address ini?

  • Setiap segmen jaringan fisik memerlukan address jaringan yang unik pada suatu system jaringan
  • Setiap host pada jaringan memerlukan IP address unik pada segmen jaringan tersebut
  • IP address dibuat berdasarkan ID address jaringan dan ID host
  • Kelas Address dan subnet mask menetukan berapa banyak host yang bisa dimuat dalam satu segment jaringan

protokol TCP IP menggunakan IP address untuk mengidentifikasikan computer dalam jaringan. Setiap paket pada komputer yang ditransmisikan protokol TCP IP berisi IP address dari komputer yang akan menerima paket tersebut, sementara router juga menggunakan IP address untuk mem-forward paket kepada tujuan yang tepat (lihat juga artikel tentang jaringan Ethernet).

Jaringan dengan protokol TCP IP mempunyai elemen-2 pokok seperti berikut:

  • Infrastruktur TCP IP
  • Infrastructure inti jaringan
  • koneksi Internet
  • Layanan DHCP untuk layanan sewa IP address pada jaringan
  • Layanan DNS server
  • Layanan WINS Server

protokol TCP IP suite

Layanan protokol TCP IP, jika di rujuk pada model OSI ada pada layer Internet dan layer Transport yang membentuk protokol suite TCP IP.

protokol TCP IP merupakan kumpulan protokol membentuk protokol TCP IP suite.

  • protokol-2 yang berbeda yang berjalan bersama-sama menggunakan infrastructure yang sama
  • IP, Internet Control Message protokol (ICMP), Address resolution protokol (ARP)
  • TCP, User datagram protokol (UDP)
  • protokol-2 applikasi seperti:
    • Simple Mail Transfer protokol (SMTP), Post Office protokol 3 (POP3), Internet Message Access protokol (IMAP)
    • HTTP, FTP
    • Telnet, Secure Shell (SSH)
    • Server Message Block (SMB)

Struktur diagram TCP/IP suite

Dalam hubungannya dengan model referensi OSI, protokol TCP IP suite bisa digambarkan dalam diagram berikut ini:

 

Korelasi Antara TCP IP dan model OSI

Korelasi Antara TCP IP dan model OSI

 

Komunikasi protokol TCP IP

Ketika informasi melewati turun pada stack-2 TCP IP, setiap layer menambahkan informasi kepada paket data dengan aturan berikut:

o Data applikasi berisi paket-2 data yang sesungguhnya yang akan dikirim ada di layer Application

o Melewati layer Host-to-Host (atau layer transport) paket diberi tagging dengan PORT komputer pengirim dan penerima, apakah itu misal PORT 25 yang merupakan applikasi SMTP (email), PORT 80 untuk applikasi HTTP (internet) ataupun lainnya.

o Kemudian paket ini turun ke layer IP (atau layer network) untuk diberikan tagging address jaringan atau routable address untuk komputer pengirim dan penerima.

o Kemudian paket turun ke layer Network Access, turun pada layer driver jaringan itu sendiri dimana address fisik piranti (address MAC) tersebut di tagging kepada paket untuk komputer pengirim dan penerima.

Dan kemudian disini diputuskan kemana paket data tersebut akan dikirim, bagaimana cara pengirimannya dan kemana tujuan nya. Paket di lewatkan dari ujung ke ujung, bisa saja paket ini dari fisik NIC komputer anda ke default Gateway, dan dari sana paket dikirim ke Hop berikutnya, ke hop berikutnya dan terus dari hop ke hop dan untuk setiap hop pada lokasi tertentu, keputusan perlu dibuat kemana paket akan dikirim dan pada titik ujung akhir:

o Paket menuju stack TCP IP keatas stack demi stack

o Informasi dikuliti disetiap stack layer persis seperti diperlakukan disisi pengirim stack per stack Cuma disini bukan ditagging akan tetapi dilepas taggingnya, dikuliti, atau dipreteli diambil intinya saja (jawa:dijokok ontonge tok …hehe…)

Inilah dasar yang harus dipahami dalam protokol TCP IP karena proses ini berlaku dari mulai jaringan PC to PC sampai pada jaringan yang sangat kompleks dalam suatu jaringan corporate global melewati link lintas WAN baik melalui jaringan frame relay, maupun melewati jaringan ISDN ataupun lewat point-to-point.

 




Salam,

Ki Grinsing

You may also like...

3 Responses

  1. anris says:

    aku jga punya tntang jaringan kom
    kunjungi yaaa…
    thank

  2. ing says:

    thx 4 infox about protocol TCP/IP..

  3. dane says:

    thanx bro infonya sangat membantu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *