Instalasi DHCP Server

Cara Melakukan Setup Dan Konfigurasi DHCP Server, Konfigurasi Scope IP Address, Dan Authorisasi DHCP Server Pada Suatu Infrastruktur Jaringan




 

Pendahuluan

Pada artikel sebelumnya sudah dibahas tentang pentingnya peran DHCP server dalam infrastruktur jaringan windows 2003, begitu juga studi kasus dalam implementasi jaringan windows 2003 juga telah disinggung tentang kebutuhan sebuah DHCP server pada site Guinea Smelter dengan konfigurasi sebagai berikut:

 

Server Name: GUISML-HR-DHCP1

IP Address: 192.168.101.240/23

DNS servers: 192.168.101.253 dan 192.168.101.252

Scope IP Address: 192.168.100.1 – 192.168.101.254

Subnet mask: 255.255.254.0

Default Gateway: 192.168.101.254

Exclusion: 192.168.101.200 – 192.168.101.254

 

Perhatikan notasi /23 pada penulisan IP address diatas yang telah dibahas pada design IP address yang berarti jumlah bit “1” untuk subnet mask 255.255.254.0 sebanyak = 23.

 

Setup DHCP server

Windows server dimana anda akan fungsikan sebagai DHCP server harus diberikan IP address statis yang juga berada pada subnet yang sama dengan konfigurasi Scope DHCP server.

Sebelum sebuah server windows bisa difungsikan sebagai DHCP server, maka pertama kali yang harus dilakukan adalah instalasi ‘DHCP server role’ terlebih dahulu. Bagaimana caranya?

 

Logon sebagai administrator

Anda harus logon sebagai administrator – misal sebagai member dari domain local security group ‘DHCP Administrator’ atau member dari global group ‘Domain admin’ untuk bisa install dan me-manaje DHCP server.

DHCP server role tidak diinstall by default dalam windows, maka kita harus install terlebih dahulu role ini.

Klik Start => pilih ‘Manage Your Server’ => klik ‘Add Or remove a role’ => pilih ‘DHCP role’ => kemudian klik ‘Next’ untuk memulai instalasi role DHCP server, biarkan instalasi sampai selesai.

Windows component wizard

Atau anda juga bisa menggunakan ‘Windows component wizard’, buka ‘Control panel’ dan dobel klik ‘Add and Remove Programs’ => ‘Add / Remove Windows Component’ => di dalam Networking Services, component DHCP ada dalam sini bersama component DNS.

Lakukan verifikasi

Setelah selesainya installation wizard anda bisa melakukan verifikasi kalau services DHCP server sudah terinstall dengan benar, dengan jalan membuka tool console administrative DHCP. Untuk mengakses console DHCP, Klik Start => Administrative Tools => DHCP

Dari console DHCP ini anda bisa melakukan konfigurasi DHCP dan memanagenya secara virtual semua fitur yang berhubungan dengan konfigurasi DHCP server anda termasuk Scope, Exclusion, Reservation, dan juga Options.

Authorisasi Server DHCP

Jika DHCP server ini akan di integrasikan kedalam jaringan Active Directory, maka harus di Authorisasi. Yang bisa di Authorized hanyalah domain controller dan member server yang berpartisipasi kedalam active directory. Dan DHCP server pertama kali yang ada dalam suatu system active directory haruslah yang authorized. DHCP server yang ada pada stand-alone server atau workgroup (tidak di Join domain) yang menggunakan Windows server 2000 atau Windows server 2003, tidak bisa diauthorized dalam jaringan active directory. Akan tetapi bisa coexist dalam jaringan ini selama tidak di deploy pada suatu subnet yang ada DHCP server yang sudah authorized, DHCP server ini biasa disebut rogue server. Akan tetapi konfigurasi seperti ini tidak direkomendasikan. Dan jika rogue DHCP server mendeteksi adanya DHCP server yang authorized pada subnet yang sama, maka secara automatis DHCP server ini akan berhenti melayani pemberian IP address kepada clients.

Untuk melakukan authorisasi DHCP server cukup klik kanan pada node DHCP server ini dan pilih Authorize. Akan anda harus menjadi member global security group Enterprise Admins untuk bisa melakukan authorisasi server DHCP.

 

Konfigurasi Scope

Scope dalam DHCP server adalah pool IP address didalam suatu logical subnet yang bisa diberikan / dipinjamkan kepada clients, seperti 192.168.100.1 sampai 192.168.101.254. suatu IP address yang ditawarkan kepada suatu clients disebut sebagai suatu ‘lease’, dan lease ini akan menjadi active dengan periode waktu tertentu. Clients harus melakukan pembaharuan ‘lease’ jika sudah mencapai 50% periode masa pinjam IP (defaultnya adalah 8 hari). Anda juga bisa secara manual memperbaharui lease IP address ini dengan menggunakan command: ipconfig /renew pada windows prompt.

Untuk membuat scope lakukan klik kanan pada node DHCP server dan pilih ‘new scope’ pada menu Action. Sekaligus anda juga bisa configure fitur-fitur lainnya yaitu:

  • Scope Name Page, anda bisa memberikan nama scope
  • IP Address range page, anda bisa memberikan mulai dan akhir dari cakupan IP address dalam scope ini.
Instalasi DHCP - New Scope Range

Instalasi DHCP – New Scope Range

  • Add Exclusions page, anda bisa memberikan range IP address exclusive yang tidak dipinjamkan kepada clients didalam range scope IP address. misalkan dicadangkan untuk piranti dengan MAC address tertentu.
Instalasi DHCP Server - Exclusion range

Instalasi DHCP Server – Exclusion range

  • Lease duration page, anda bisa menyetel lamanya masa pinjam pakai IP address kepada clients.

 

Konfigurasi opsi-opsi

Selain konfigurasi Scope diatas, anda juga bisa melakukan konfigurasi Option berikut ini pada page-2 berikutnya dalam wizard instalasi scope ini atau anda bisa melakukannya nanti (setelah selesai instalasi wizaed ini).

Catatan: Jika anda memilih untuk melakukan setting Option setelah selesai wizard, maka anda tidak diberikan kesempatan untuk mengaktifkan scope ini, jadi anda harus melakukan pengaktifan secara manual sebelum scope ini bisa berfungsi.

Apa saja scope option yang bisa diisi?

  • Router (Default Gateway) page, ini adalah opsional untuk memberikan default Gateway Address kepada clients
  • Domain Name and DNS Servers page (opsional), anda bisa memberikan parent domain dan juga DNS server kepada clients.
Instalasi DHCP server - DNS Server Option

Instalasi DHCP server – DNS Server Option

  • WINS server page (opsional), untuk memberikan IP address WINS server. clients menggunakan WINS server untuk resolusi NetBIOS name kepada IP address.
  • Activate Scope page (opsional), pilihan apakah anda menghendaki scope IP ini akan diaktifkan begitu wizard ini selesai.

Semua scope option ini bisa di modifikasi nantinya setelah selesai instalasi wizard melalui console DHCP.

IP Address Range

Anda bisa memasukkan semua IP address dalam scope pada subnet dimana anda mengaktifkan DHCP server, akan tetapi anda juga harus segera meng-exclusion kan semua IP address yang dipakai secara statis kepada semua server atau piranti jaringan lainnya.

Anda juga bisa memilih untuk membatasi IP address scope sampai pada batas dimana IP address dipakai untuk keperluan pemberian IP address statis kepada servers. Misalkan anda akan mencadangkan semua pemakaian IP address statis dari 192.168.101.200 sampai 192.168.101.254, maka scope anda harus berakhir sampai pada 192.168.101.199 saja. Jadi anda tidak perlu repot-2 membuat IP address exclusion.




Lihat artikel terkait:

You may also like...

58 Responses

  1. martani says:

    jARINGAN SAYA TIDAK BISA KONEKSI DARI PAGI

  2. amudy17 says:

    windows server saya tidak bisa menuju ke scope mas… di bagian manage your server tuh ada tulisan cluster nodes cannot managed by your server.. tuh kenapa ya? mohon balasannya terima kasih..

  3. Ki says:

    “tidak bisa menuju ke scope” maksudnya tidak bisa bikin scope baru begitu? DHCP nya di buat cluster ato gmn? apakah dari host anda ada policy cannot manage the servers kali? atau anda tidak authorized untuk itu?

  4. winda says:

    konfigurasi client apa cukup di obtain aja?

  5. adoi says:

    udah pake DHCP 192.168.10.15-30
    tapi kok client nya aneh…malah dapet ip 169.154.82.28..

    kanapa yaa

  6. admin says:

    DHCP anda 15 IP pool, pastikan IP pool gak kepakai semua …lihat di statistik nya berapa persenkepakai …jika ada yg nganggur inactive IP delete saja …biar kepakai yang lain …
    Bila perlu besarkan saja IP pool anda misal 50 IP …
    – pastikan DHCP sudah authorized …jika semua client gak dapet IP
    – pastikan zone sudah aktif …
    – pastikan client connect ke jaringan

  7. bukhory says:

    Hallo

    saya coba membuat jaringan dengan win server2003.

    Saya sudah coba dgn menginstall DHCP dan Active directory.

    1.saya masih bingung, bagai mana cupaya client bisa connect ke server.
    2.Setelah server lalu connect ke HUB, benar begitu?
    3.Client juga diconnect ke hub, benar begitu?

    Thanks pencerahannya

  8. Ki says:

    semua host tentunya harus terkoneksi pada switch / hub dengan system kabel yang benar.
    1. clients harus di setting di TCP/IP nya “obtain IP address automatically” dan juga dns-nya …kalau setting DHCP sudah benar (sudah ada zona yg benar, subnet yg benar, sudah ada gateway yang benar, sudah di authorized)tentunya clients setelah di reboot udah bisa menerima IP address dr dhcp.
    2/3. semua host – server, clients dalam satu jaringan

  9. dani says:

    bro, mo nanya nie…knp client koq ga bisa koneksi internet dgn asumsi modem (192.168.1.1) – server (192.168.1.2)- range 192.168.1.1 s/d 192.168.1.15, kecuali ditambahin dns isp scr manual diclient dgn ip exclusive, cara bikinnya gimana ya b…. Thanks

  10. Ki says:

    anda pakai DHCP di modem ato di server?
    1. kalo pake modem misal speedy – biasanya da aktif dhcp nya, berarti client perlu diset automatic da pasti bisa dapet ip
    2. jika di server pake infrastructure windows 2003 misal, dan juga di install dhcp, ada baiknya yg di speedy dimatikan dhcpnya …dan di server dhcpnya dipastikan active, zone active, dan konfigurasinya tentunya juga beres …
    pastikan ip yg diterima di client benar …coba lihat dg ipconfig /all …dapet dhcp dari server mana …dr modem ato dr server

  11. dani says:

    sy pake dhcp server windows 2003, dhcp dimodem uda disable dan client dpt ip dhcp dr server…apa dns isp dicreate jg diserver, sy bikin dns internal dgn ip 192.168.1.3 n’ 192.168.1.4…thanks atas pencerahannya

  12. VJ Cruise says:

    kagak ngerti sama sekali…..
    aku cuma mau tanya gimana merancang suatu jaringan utk suatu perusahaan mulai dari awal sampai akhir termasuk security yang bagaimana yg bisa diterapkan agar tidak memberati/memenuhi traffic dalam jaringan serta bagaimana memaintenance suatu jaringan agar selalu dalam performance yang bagus, itu saja dan thanks bantuannya.

  13. Ki says:

    It’ll be one single book buddy …!!

  14. Ki says:

    Dani, Kalo gitu option di DNS DHCP server di tambahkan kedua DNS telkom, kecuali DNS internal anda di setup di forwardersnya mengarah ke Telkom. Baca juga DNS forwarding.

  15. Eufrat says:

    om, om saya baru 13 tahun bis tu speedynya gak bisa dari minggu lalu. pas lagi maintenance speedy sama orangnya dia juga gak bisa lagian o’on nulis “ipconfig” di cp malah jadi “ipkonfig”. kalo gitu saya berusaha perbaikin sendiri….. .Pas saya liat di command prompt(cp)lewat”ipconfig/all” katanya sih
    Dhcp Enabled…….=No
    ip Adress……….=0.0.0.0
    bawahnya 0.0.0.0 semua. tolong bantuan nya yah om2 yang pinter, maklum saya baru blajar command prompt.

    • admin says:

      he..he…piye iki …lah wong teknisinya juga gak bisa …lah terus ini pake apa …warnet …?
      kalo dr ipconfig /all gak dapet apa-2 berarti gak ada koneksi ke modem speedy …ato DHCP speedy tidak diaktifin …kalo gitu coba diganti dg iup address manual saja di tcp/ip nya. caranya coba di chek disini cara ganti ip sebagai referensi. kalau disini cara setting automatis, you harus ganti dg pilihan “use the following ip address” ganti ip address misal (umumnya speedy pakai address 192.168.1.1 bisa cek dg orang telkom)
      ip address= 192.168.1.25
      gateway= 192.168.1.1
      subnet= 255.255.255.0

      dibawahnya lagi use the following dns servers:
      dns: 202.134.1.10
      dsn2= 202.134.0.155

      terus di OK in sampai selesai …dan test dg command prompt c:/>ping 192.168.1.1 dan kalau bisa ada respons 0% paket loss …coba lagi test ping ke dns ping 202.134.1.10 …apa ada respone.

      coba dulu dech …coba juga artikel troubleshooting koneksi internet

  16. bayorahap says:

    wah…wah..orang2 yang hebat2 semua…nuwun sewu nggih mas, kulo nderek mirsani kalian belajar sakinmg kangmas2 engkang sampun mumpuni…maturnuwun.

  17. Arif says:

    broder ki, sorry mau nanya ni..
    dlm jaringan saya dalam satu router ada dua buah range IP yaitu 192.168.100.0/24 dan 192.168.101.0/24, masing2 range Ip tersebut trdapat satu ADS dan DNS, nah sy bermaksud untuk range IP yg 192.168.101.0/24 itu sy kasih sevice DHCP, tapi kenapa DHCP server tsb tdk bisa aktif, padahal sdh sy authorize.akhirnya sy coba buat DHCP servernya di range 192.168.100.0/24, dan bisa aktif, kira2 knp ya?tapi klo di range 101.0/24 tdk bisa aktif ya?
    Di Event Log DNS IP 192.168.101.0/24 sy ada beberapa error log, yang sy tidak mudeng maksudnya gmn, dan solving dr error itu gmn, sy biarin aja :D,apa ada pengaruhnya dng error2 yg di DNS server itu ya, akan tetapi DNS server itu bisa resolve name lho klo ditanya pake nslookup..mohon pncrahaanya broder

  18. Ki says:

    Arif, anda punya dua segmen jaringan. apakah di 192.168.101.0/24 itu ada dhcp lain sehingga dhcp yg baru ini dianggap sebagai rogue ..?

    Apakah AD di kedua segment ini mempunyai domain yg berbeda. Kalau beda, Apakah anda di segmen 101.0/24 itu anda punya authorize domain admin penuh? Karena untuk bisa authorized harus punya access domain admin.

    Sebenarnya dari log itu anda bisa tracing dimana letak kesalahannya …coba dech pelajari eror lognya …

  19. Raka says:

    pren… tanya dong cara setting access point TP Link WA701 ND dengan Fastnet untuk 2 PC, soalnya yg bisa internetan cuma 1 user yg lainnya ga bisa meski signalnya excelent, tp kalo yg bisa td di didisconnet yg satunya langsung bisa internetan, please donk help me ..Tks

    • admin says:

      AP ini connect kemana ke speedy ato apa …? kalo kedua pc signal strength bagus berarti dia dapet IP dr AP, tapi kok hanya satu yg bisa connect ke internet gitu kan …? coba periksa setting dhcp di AP bagaimana settingx. biasanya setting dhcp nya punya ip pool terbatas ….login ke AP nya dan cari menu yg berhubungan dhcp …coba dech periksa lagi

  20. Raka says:

    AP nya connect ke FASTNET, ok deh try again padahal da semua settingan da dicoba, tapi kalo APnya di connect ke Speedy bagus 6 PC bisa internetan dengan setting yg sama, trus diconnect lg ke FASTNET tetap ga bisa… kira2 salah dimana ya @#%? Ma kasih bos

  21. Ki says:

    Fastnet itu Cable services kan yach …dan ada Cable modem nya kan yach …? Nah Cable modem itu juga punya fitur firewall nggak (NAT function)? Kalo speedy setahu saya semua modemnya udah termasuk fitur firewall (bukan murni dsl modem) jadi all-in-one solution device, jadi kalo ditambahin AP yach extending wireless aja …tapi kalo murni modem yang gak punya fitur NAT maka dia hanya ngenalin satu sambungan saja. Jadi harusnya dikasih wireless router, bukan wireless AP. Any idea?

  22. melk says:

    mas numpang nanya 😀
    saya baru coba2 buat server buat jaringan (ga pake inet), instal windows server udah kelar smua sampe ke isi IP, trus pas tes ping ke client ko ga bisa ya??mohon pencerahan dari kang mas smua

    • admin says:

      ada dhcp juga di install nggak …? kl ada, apa udah dibikin zone nya dan udah di authorized juga? coba di client lihat dapet ip berapa …? coba test ping localhost …sukses gak …

  23. ags says:

    mo tanya..DHCP saya not connected, terus client gk bisa access internet..couldn’t find server,…sebagai gambaran …modem speedy pakai USB ke server , dari server masuk ke hub buat client..IP Address LAN 1. 192.168.0.2, Default gateway 192.168.0.2 IP Address LAN 2. 192.168.0.1, default gateway 192.168.0.5..pada DHCP tertulis pc server 192.168.0.1..tolong cara settingnya gimana secara detil, cat:pada client TCP/IP nya, di setting Automaticcally…..trim’s…ditunggu ya jawabannya…

  24. ags says:

    sorry, sebagai tambahan…
    IP address rangenya diisi 192.168.0.50, end 192.168.0.254

    • admin says:

      AGS@ anda pake USB speedy ke server. Coba diubah konfigurasinya. dari speedy modem gunakanan LAN port modem koneksikan ke switch dg menggunakan kabel cross (bawaan modem speedy). Dr switch koneksi kabel UTP juga (kabel straight) ke server, juga ke kedua pc clients. dhcp di sppedy modem sama, tapi untuk di clients jangan di setting statis, beri konfigurasi automatis saja biar dapat IP dr dhcp modem.
      kalau server boleh pake statis, tapi default gatewaynya mengarah ke 192.168.0.1 (ip address modem-router speedy)

      oh yach anda pake dhcp modem ato server tsb? pake salah satu saja, misal dhcp di modem speedy.

  25. ags says:

    ki, dulu dah jalan pake USB kayak gitu, cuman kemarin settingannya ke rubah, dibalikin lagi tetep gk jalan…gimana caranya klu tetep pake USB ke Server seperti setingan yang dulu…thank’s..

  26. Ki says:

    @ags: kalo tak perhatiin, gateway clients beda…harus mengarah ke modem 192.168.0.1 …coba ubah semua default gateway mengarah ke 192.168.0.1 …

  27. agus says:

    Hi All,

    Kami ada jaringan di dua lokasi dengan 1 DHCP server dan karena koneksi bridge nya terkadang terputus sehingga ada PC client yang tidak mendapatkan IP dari server. Adakah yang tahu cara mengaktifkan 2 DHCP server pada jaringan dalam 1 Subnet ?

    Salam,

  28. Ki says:

    seberapa banyak PC di jaringan tsb, kalo hanya 2 ato 3 PC lebih baik pake IP statis saja …
    Kecuali kalo banyak sekali, ada baiknya dibikin DHCP di lokasi tersebut dengan zona yg berbeda dg dhcp satunya lagi …jadi tidak saling overlaping …

  29. Death Gaze says:

    kk thanx untuk informasi’na bermanfaat

  30. yahya says:

    Gan, mo tanya neh…..ane masukin ip servernya salah pada client…harusnya kan 192.168.1.2, tapi ke isi 1.1….nah pertanyaannya gimana cara merubah ip ya menjadi 1.2? tolong Pencerahannya…..Thanks

    Newbie

  31. admin says:

    yahya, coba lihat artikel konfigurasi tcp/ip disni, disini dibahas cara konfigurasi tcp/ip dg jelas …good luck

  32. yahya says:

    gan…ane dah baca yg ente minta…..tp gini ceritanya: ane pake billing tuk warnet….ane udah pasang client008nya…waktu diminta masukin server ane masukin ke 192.168.1.1 nah padahal server 1.2 (lupa) ….ane uninstall tuh client008 sapa tau bisa di isi ulang lg….trus ane install lg tuh008…eh malah sama aja. Tulisannya “Server:192.168.1.1″….Semoga Agan bisa bantu mslh ane…
    Thx

    Newbie

  33. admin says:

    he..he..software billingx mana tahu aku …nich ceritax semua pc udah diinstall tuch software cuma yh 008 aja yg salah getu …?coba aja masuk ke konfigurasi applikasi billing tsb …harusx ada cara ubah server ip …ini server tempat softwarex getu?

  34. treax says:

    bos DHCP server saya kok susah baget nagsih ip ke client ya..
    apa dhcp servernya error?
    apalagi pas pake win 7 susah baget padahal settingan sudah di cek berkali2..
    seakan2 ga nemu dhcp server..
    tolong bantuanya..
    thanks

    • admin says:

      dhcp dari server di windows server atau langsung dari router-modem speedy?
      kalo dr windows server …harus di authorize dg account domain administrator group …lihat saja statusnya aktif ato tidak ..?
      kalo dr speedy …lihat apa ada dhcp lain? misal dr windows server juga …

  35. opick_langkar says:

    klu linux g mn?/ cara settingnya. __ lihat d web saya

  36. sobur says:

    gan saya mau tanya ni saya mau belajar instal windows server yg benar2x sempurna sekalian ama jaringanya di mana yaa saya pengen banget tuu

    • admin says:

      lah ikut saja kursus MCP (modul berapa yach?) di jaringan Prometric …kalau lulus dapet certificate tuch ….kalau sampai lulus 7 MCP bisa dapet MCSE certifikasi tuch …
      banyak di Jakarta, Bandung, SUrabaya, Bali …dll kota besar …

  37. Warna says:

    om Admin mo tanya nihhhhh…. klo kita punya 2 dhcp dalam satu lan (dhcp tsb sudah disefinisikan). Bagaimana caranya agar kita bisa mengelompokan client. Misalkan kelompok client 1 kita arahkan ke dhcp 1 dean client 2 kita arahkan ke dhcp 2, karena dari kedua dhcp tsb mempunyai keunikan masing2. Terima kasih, mohon pencerahannya

    • admin says:

      seberapa besar clients kok sampai 2 dhcp server …bagus sich buat load balance dan backup.
      di dhcp windows ada fasilitas reserved untuk clients berdasarkan MAC address …kita bisa set ke unikan client misal dengan DNS beda, atau apa saja yg gak harus seragam dengan yg umum …udah nyoba fasilitas ini blom?

  38. bujanglapuks says:

    thanks gan artikelnya sangat membantu sekali……..
    gan follow my blog yach…….:D Bujang lampuk

  39. yudha says:

    misalkan saya ingin membuat dhcp server dengan winserver2003, dan IP address yang diobtain otomatis oleh client harus sesuai dengan segmen IP kantor saya (10.15.152.XXX) yang menggunakan proxy.IP server DHCP saya kasih 10.15.151.10 dan server ini terhubung dengan switch ke router yg IPnya 10.15.3.20.Bagaimana konfigurasi rules di server dhcpnya??

    Thx

  40. ki says:

    anda menggunakan 2 network segment 10.15.151.0/24, 10.15.152.0/24 yang kalo saya lihat sangat berjauhan …kalau anda buat kemudahan route summarization dalam design routing anda kok rasanya lebar banget atau harus dua lines routing …kalau masih berdekatan misal 10.15.150.0 dan 10.15.151.0 atau 152 dan 153 masih berdekatan dengan subnet mask /23 …tapi mungkin anda punya maksud tersendiri …?

  41. abdul rokib says:

    mas , kalau install dhcp server di workgroup bisa ngk mas tanpa domain controler

  42. Apoeyz says:

    mas, klo nginstall.y dari VMware begimana ?? tolong bantuin yak . .

  43. suganjar says:

    Ki…. tolongin ane ya…
    saya lgi kebingungan nih….
    saya sudak install server dhcp dengan windows server 2003, di local network kami juga sudah di configurasi dengan VLAN, DHCP server saya setting dengan IP 172.30.7.36, dan saya membuat scope dengan segment 7 dan segment 6 di mana kedua segment tersebut tergabung pada VLAN-1, untuk host yang kita daftarkan mac addresnya hanya dapat IP dengan segment 7 saja. bagaimana caranya ya agar segment 6 juga bisa dapat IP dari dhcp server ?

    tolong ya… ajari saya, thanks banget

    bridge stone

  44. Ki Grinsing says:

    suganjar, dr dua segmen tsb, apa da bisa komunikasi antar vlan? komunikasi antar vlan hanya bisa pake layer 3 device misal router. Kalo komunikasi antar vlan gak bisa terjadi yach gak bisa. Untuk itu di router anda harus juga dikonfigure agar bisa routed dhcp broadcast – configure dhcp relay agent pada router agar komunikasi dhcp antar vlan bisa terjadi

  45. ira says:

    gan..mau nanya kalo setting LAN di perkantoran yang jumlah user yang terkoneksi ke LAN lebih dari 254 IP adress gimana caranya, padahal kan sesuai ketentuan international kalo IP adress itu di mulai dari angka 1 sampai 254 ex: dari 192.168.0.1 sampai 192.168.0.254 . Nah kalo misalkan jumlah Pc yang terkoneksi ke LAN lebih dari 254 PC caranya gimana gan, sekalian konfigurasinya.
    tolong bantuan n iinformasinya ya,gan..thanx u..

  46. ki says:

    @ira: coba baca artikel designing ip address ini. Pada prinsipnya bisa, bisa pakai supernet dengan subnet mask 255.255.254.0 (/23).

  47. rendra says:

    gan, ana mau tanya, apakah konfigurasi DHCP di Windows Server 2008 sama dengan konfigurasi DHCP di Windows Server 2003?

  48. alonsong says:

    boleh tanya donk..kalo mau rename nama Domain active directory windows server 2003 gimana ya?kalo bisa diganti,pengaruh ngga dengan setingannya?

  49. ki says:

    Coba main-main di rendom utility …digging lengkapnya disini domain rename in windows 2003. Hati-hati kalo pakai Exchange 2003 juga bisa rumnyam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.