Design Jaringan Komputer

Memilih Suatu Solusi Jaringan Yang Tepat

Design jaringan yang bagus dalam suatu system infrastructur jaringan komputer merupakan suatu pondasi keberhasilan dari system komputer yang akan anda bangun diatasnya. Gak perduli sebagus apapun system komputer yang anda design kalau dibangun pada jaringan komputer yang tidak bagus maka system komputer anda tidak akan berjalan dengan effisien dikarenakan mampetnya jaringan komputer anda.

Kalau boleh saya analogikan jalanan di Jakarta ataupun di kota-kota besar yang macet dikarenakan membludaknya jumlah kendaraan bermotor pada jam sibuk, akan bisa butuh waktu jauh lebih lama buat anda untuk sampai ke kantor dibanding jika jalanan lancar di hari libur. Seperti juga jalan raya, suatu jaringan komputer mempunyai keterbatasan kapasitas dalam mentransmisikan data. Jika jumlah piranti didalam jaringan bertambah, maka kemacetan akan bertambah juga yang pada akibatnya mempengaruhi kinerja dari jaringan. Karenanya, design jaringan yang bagus adalah sangat penting sekali untuk mengurangi kemacetan jaringan dan juga menjaga kinerja dari jaringan komputer anda dalam kondisi yang tinggi.

 

Tiga area design jaringan

Tujuan utama dalam design jaringan adalah untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kinerja jaringan komputer anda dengan cara segmentasi. Ada tiga area dalam design jaringan yang perlu anda perhatikan.

  1. Design Ethernet
  2. Segmentasi
  3. Memilih suatu solusi jaringan



 

Jika kita bicara Ethernet dalam design jaringan kita harus faham dulu dengan topology jaringan. Suatu Jaringan Ethernet bisa menggunakan baik topologi physical bus ataupun physical star. Topology logical adalah suatu ‘bus’ yang berarti semua message di broadcast ke semua piranti yang ada di dalam jaringan melalui media kabel jaringan. Anda juga perlu faham sekali dengan pemilihan cable jaringan yang akan dipakai dalam media transmisi.

 

Design jaringan Ethernet

Walaupun jaringan Ethernet 10BaseT sudah dianggap sangat jadul untuk sekarang ini, akan tetapi kita perlu sedikit tahu setidaknya kelemahannya. Ethernet yang merupakan bagian dari piranti jaringan dalam design jaringan tergantung pada jenis kabel LAN yang dipakai. Yang paling popular adalah jaman dulu adalah 10BaseT yang bekerja pada kecepatan 10Mbps menggunakan signal baseband melalui kabel twisted pair.

Anda bisa menggunakan hub atau repeater untuk menghubungkan banyak segmen dalam topologi bertingkat, akan tetapi ada batasan dalam jumlah segmen dan repeater yang terhubung dengan cara ini.

Design jaringan Ethernet menggunkan kabel twisted pair terikat dengan aturan-2 design jaringan berikut:

1. Design jaringan mempunyai maksimum segmen sebanyak 5 – yaitu kabel yang menghubungkan dua hub atau repeater.

2. Setiap piranti pada design jaringan tidak boleh terpisah lebih dari 4 hubs atau repeater.

Design jaringan Ethernet bisa berjalan dalam 2 modus yang berbeda, baik -half-duplex maupun full-duplex. Design jaringan dalam half-duplex menggunakan jalur physical maupun jalur logical yang sama baik untuk mengirim maupun untuk menerima data, missal hub atau repeater sederhana. Sementara design jaringan dalam Ethernet full-duplex membuat jalur terpisah untuk pengiriman dan penerimaan data, sehingga menghilangkan collision atau tabrakan. Full-duplex memerlukan port switch terpisah untuk masing-2 piranti yang terhubung.

 

Design jaringan Fast Ethernet

Design jaringan Fast EThernet adalah variasi dari design jaringan standard Ethernet. Design jaringan Fast Ethernet menggunakan metoda akses media; topologi dan jenis frame yang sama. Yang berikut ini adalah standard Fast Ethernet yang bekerja pada 100 Mbps, yang menggunakan baik kabel twisted pair ataupun kabel fiber-optic.

1. 100BaseT

2. 100BaseT4

3. 100BaseFX

Kedua design jaringan Ethernet 10BaseT dan Fast Ethernet 100BaseT menggunakan kabel category 5 dengan panjang maksimum sampai 100 meter. Akan tetapi dengan Fast Ethernet, anda hanya bisa menggunakan 2 repeater class II saja pada jaringan 100BaseT, dibandingkan jika anda menggunakan 10BaseT standard Ethernet yang boleh sampai 4 repeater.

Satu lagi yang perlu diperhatikan adalah penggunaan semua komponen seperti NIC; Switch HUB, dan sebagainya harus kompatibel dengan Fast Ethernet.

 

Design jaringan Gigabit Ethernet

Gigabit Ethernet bekerja pada 1,000 Mbps atau 1 Gigabit. 1,000BaseT Ethernet juga mempunyai panjang maksimum 100 meter jika menggunakan kabel category 5 twisted pair.

Pemakaian Gigabit Ethernet ini bisa pada design jaringan backbone kecepatan tinggi atau untuk jaringan penghubung LAN ke desktop untuk piranti yang memakai bandwidth secara intensive. Akan tetapi dengan menggunakan Gigabit ini hanya diperbolehkan satu repeater antar dua piranti. Pemakaian jaringan Gigabit ini sangat dibutuhkan sekali pada saat jaringan anda akan tumbuh dikedepannya dimana anda memerlukan infrastructure kecepatan Gigabit untuk kebutuhan backup lewat jaringan terpusat untuk semua server anda.

 

Segmentasi design jaringan

Perlunya segmentasi jaringan dalam design jaringan anda jika jaringan tumbuh semakin besar adalah untuk mengurangi kemacetan dan mengembangkan ukuran jaringan. Seperti kita ketahui jika suatu jaringan itu berkembang maka masalah-2 berikut bisa muncul:

1. Traffic jaringan menjadi naik yang mengakibatkan transfer data menjadi lambat.

2. Tercapainya batas design arsitekture sehingga membatasi pertumbuhan jaringan

Dengan adanya segmentasi dalam design jaringan kita akan mendapatkan manfaat berikut:

1. Mengatasi batasan arsitecture

2. Mengurangi kemacetan jaringan

3. Menghubungkan banyak jaringan (baik local maupun jaringan antar site lewat WAN)

4. Menghubungkan jaringan yang berbeda

Segmentasi dalam design jaringan anda ini sangat berguna dalam mengisolasi suatu traffic ke suatu segmen, atau menjaga traffic yang tidak diinginkan menyeberangi segmen yang lain, ataupun membuat lambatnya link WAN anda. Missal saja dalam departemen mining – geologi anda yang sering menggunakan data geologi yang sangat besar antar mereka, dalam design jaringan anda – anda dapat membuat segmen khusus untuk departemen mining ini. Dengan cara ini anda tidak perlu membanjiri traffic data yang sangat besar ke semua piranti dalam jaringan komputer anda. Akan tetapi dengan membatasi segmentasi, akan menjadi mahal karena anda memerlukan suatu piranti layer 3 agar antar segmen bisa saling berkomunikasi. Hal ini juga harus menjadi pertimbangan anda seberapa urgent anda harus membuat segmentasi dan seberapa besar budget anda untuk itu. Walaupun sudah ada Switch layer 3 dengan kecepatan wired LAN harganya masih mahal.

 

Segmentasi jaringan dengan router

Piranti Router menghubungkan beberapa jaringan LAN dengan address jaringan yang berbeda. Router adalah gabungan hardware dan software yang beroperasi pada layer network pada model referensi OSI. Router dapat menghubungkan jaringan-2 dengan architecture yang berbeda.

Ada beberapa keuntungan jika menggunakan router sebagai segmentasi jaringan:

  • Hanya router yang bisa memfilter traffic broadcast dan mengisolasi broadcast storm. Broadcast storm bisa terjadi saat design redundant Switch anda terjadi looping yang tiada akhir sehingga membuat jaringan anda kebanjiran dan lambat.
  • Dengan router anda bisa menghubungkan jaringan anda dengan suatu WAN atau Internet.
  • Router bisa memberikan jalur yang berbeda-2 antar piranti-2 (bisa mencari jalur yang lebih efficient diantara banyak jalur yang ada untuk menuju ke tempat yang sama), dan bisa menawarkan fault tolerance dan load balancing.
  • Router menawarkan kemampuan yang tidak didapat pada bridge atau switches seperti protocol filtering dan address filtering. Dengan router kita bisa memfilter missal hanya protocol SMTP; HTTP; atau FTP saja yang boleh akses kejaringan private dibelakang router kita. Dengan router kita juga bisa memfilter address jaringan mana saja yang boleh melewati jaringan private atau sebaliknya.

Mengingat bahwa sekarang sudah tidak jaman lagi menggunakan HUB, maka pilihan anda untuk mendesign jaringan local anda adalah dengan menggunakan Switch. Dan untuk menghubungkan jaringan antar site atau antar LAN anda gunakan router. dengan router anda bisa memfilter pesan broadcast; mengimplementasikan security (melalui filter protocol atau filter address jaringan).

Salam,

Lihat juga:

  1. Infrastructure Jaringan – pemahaman infrastructure fisik dan logical suatu jaringan computer
  2. Apa itu aringan Komputer  – pengenalan jaringan bagi pemula
  3. DNS server – hierarchy namespace, zones, DNS resolver, resource record, delegation




You may also like...

7 Responses

  1. mbul says:

    menyenangkan bacanya…:)

    saya bener2 pingin tahu tentang jaringan.
    saya blh tau donk contoh penerapannya pada kantor skemanya gitu..plus penerapan IP addressnya.

    nyari contoh kasusnya susah banget…

    makasih..:)

  2. rindy says:

    mas saya mau tanya nih

    kantor saya rencananya mau pk switching hub yang ada fasilitas v line nya
    apa sebenarnya kelebihan dan kekurangannya terutama dari segi keamanannya

    trims ya

    • admin says:

      Saya kira anda bisa memeriksa terlebih dahulu specs teknik dari Switch tersebut. Tergatung skala jaringan anda dan kebutuhan anda. Kalau boleh tahu Switch tersebut apa yach …? Kalau untuk kebutuhan sekarang ini harusnya sudah beralih ke Gigabit untuk antisipasi kebutuhan masa datang. terutama untuk kebutuhan koneksi server.

  3. ivan says:

    mas saya sedang mengerjakan pc clustering pada windows server 2003 tapi kenapa pada saat mau add node ga bisa dan tertera tulisan “access denied” “RPC server unavailable”
    kira2 masalahnya dmn ya mas?
    tolong dibantu ya mas
    thx

  4. afif says:

    pgn tw lbih bnyk tntang jringan nie !!!
    ada yg bz bntu ga ??????
    hehehe

  5. YONGKI SNOPER says:

    mas,, bagaimana caranya membangun sistem jaringan LAN, jika tersedia 3 buah komputer beserta NICnya, 1 buah HUB, kabel UTP, dan colokan RJ45… GAMBAR DAN JELASKAN HASIL RANCANGAN ANDA ZA..???, MKSIH,,

  6. ki says:

    kalo da ada hub / switch dan kabel utp tinggal nyambung semua ke switch. IP kasih manual saja misal:
    PC a = 192.168.1.1 subnet mask 255.255.255.0
    PC b = 192.168.1.2 subnet mask 255.255.255.0
    PC c = 192.168.1.3 subnet mask 255.255.255.0
    gateway kosong aja kecuali pake router.

    konfigurasi ip ada di property tcp/ip lihat konfigurasi tcp/ip disini, untuk Win7 mirip-mirip aja prinsipnya sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.