Apa Hebatnya Server Virtual Pada Windows Server 2012

Apa itu server virtual, kenapa dan apa hebatnya pada Windows server 2012?

Pendahuluan

Konon dalam event tahunan Microsoft Management Summit (MMS) yang jumlah pesertanya selalu bertambah tiap tahun, Microsoft bisa menghemat jumlah server sangat drastic dengan menggunakan technology virtualisasi dari total 570 server dalam 36 rak (pada MMS tahun 2009) turun menjadi hanya 41 server dalam 3 rak saja (dalam MMS 2010) untuk memberikan virtual desktop kepada peserta. Ente tahu berapa power yang bisa di hemat? Hampir turun 14 kali lipat dari total 114,000 Watts menjadi hanya 8,200 Watts saja untuk kebutuhan pasokan server. Itu karena effisiensi dari penggunaan technology server virtualisasi dari Windows server.

Apa itu server virtual?

Ada VPN yang merupakan virtual private network, ada juga virtual server. Bagi yang masih merasa awam tentang server virtual bisa dijelaskan secara sederhana sebagai berikut.




 
Kalau kita kenal sebuah server selama ini secara fisik, maka server tersebut adalah sebuah mesin computer yang di install OS seperti Windows server, Linux atau Unix yang merupakan platform untuk menjalankan applikasi bisnis seperti ERP (Enterprise resource planning) yang merupakan software applikasi bisnis seperti SAP, Ellips ataupun Pronto (untuk Mining industry). Biasanya satu computer server secara fisik menjalankan satu atau beberapa applikasi dalam satu server, bahkan beberapa applikasi kritis satu server hanya menjalankan satu applikasi khusus tidak untuk yang lain, alias tidak mau dimadu.

Dengan server virtual, ente bisa membuat beberapa server bayangan atau server virtual dalam satu server fisik yang sama yang masing-masing bisa menjalankan OS yang berbeda. Dalam satu server fisik yang di install OS Windows server misalnya, ente bisa membuat satu atau beberapa server virtual yang bisa di install OS yang berbeda (Windows server, Linux ataupun Unix).

Nah kelihatan bukan betapa effisiennya technology virtualisasi server ini, ente kagak perlu beli beberapa server untuk masing-masing applikasi Windows OS, Linux ataupun Unix. Perhatikan ilustrasi gambar dibawah ini, konsep diagram virtual server.

Server virtual windows 2012

 

IP Addressing

Bagaimana IP addressing untuk masing-masing virtual machine ini? Tentunya sama saja setiap mesin virtual butuh IP address unik. Akan tetapi dalam Windows virtualisasi, anda bisa menggunakan satu Ethernet adapter dalam server tersebut secara bersama dengan dukungan apa yang disebut dengan Hyper-V Extensible switch yang merupakan switch virtual.

Perhatikan gambar dibawah ini, ini adalah konsep diagram Hyper-V extensible virtual switch. Masing-masing Virtual mesin diberikan virtual NIC yang terhubung ke virtual switch. Saat konfigurasi yang anda pilih adalah NIC adapter secara fisik.

switch virtual hyper v

Dalam Windows 2012 ini ente bisa pasang beberapa NIC adapter, dan hebatnya lagi kita bisa gabungkan beberapa NIC adapter menjadi satu memberikan aggregate bandwidth yang lebar. Misal ada 4x gigabit port NIC pada server anda maka aggregate bandwidth adalah 4Gigabit port tunggal dan bisa Failover.

 

Berapa banyak VM?

Berapa banyak Virtual machine (VM) yang dibuat dalam satu server / node tunggal?

Microsoft memberikan lompatan yang berarti dari Windows server 2008 R2 ke Windows server 2012. Dalam satu host / node ente bisa membuat sampai 384 VM pada Windows 2008 R2 sementara pada Windows 2012 ente bisa buat sampai 1024 VM, tiga kali lipat kapasitasnya dibanding Windows 2008.

Untuk lebih jelasnya perhatikan table dibawah ini.

windows seyrver 2012 capacit

Bagaimana kita bisa membuat virtual server?

Mungkin ente da mengenal VMWARE semacam software untuk memungkinkan kita membuat satu atau beberapa virtual server dari suatu server fisik yang sama. Windows juga menawarkan apa yang disebut Hyper-V yang diperkenalkan mulai Windows server 2008 / R2 dan terakhir pada Windows server 2012. Sebelumnya Windows server 2003 belum ada.

Dukungan hardware anda juga sangat penting. Komputer yang digunakan harus dengan Processor 64 bit dan dengan fitur Virtualization. Jika pada Intel pastikan processornya didukung dengan fitur VT dan pada AMD yang digunakan adalah AMD-V. Kenapa harus berbasis 64-bit? Karena Windows server 2012 dan juga 2008 R2 yang mendukung Hyper-V virtualization berbasis x64. Misal saja generasi ke 7 dan 8 atau yang terkini G9 dari Mesin HP jenis Proliant ML, DL dan blade yang sudah berlogo Windows 2012 dirancang untuk kompliant dengan Hyper-V virtualization. Dari beberapa pengalaman para vendor beberapa desktop generasi kini dengan fitur 64 bit processor hampir semuanya bisa digunakan untuk Hyper -V ini.

Akan tetapi jangan terjebak dengan jumlah Virtual server yang bisa dibuat dalam satu node dengan sejumlah processor menyangkut licensing Microsoft. Windows 2012 baik versi Standard maupun Datacenter mempunyai system licensing yang sama kecuali jumlah VMs yang bisa dibuat. Satu lisence Windows server 2012 Standard hanya sampai 2 processor dan 2 VM saja. Sementara pada versi Datacenter licensing berlaku sampai 2 processor dan VM tak terbatas. Selisih harga licensing versi Datacenter dengan Standard hampir tiga kali lipat lebih. Jadi ente harus berhitung mana yang tepat untuk bisnis ente, versi standard atau datacenter. Untuk bisnis skala besar tentunya versi Datacenter lebih menguntungkan dengan kemampuan ribuan VM.

Apa itu Hyper-V?

Hyper-V yang merupakan software infrastructure dan management tool memungkinkan kita membuat suatu environment server virtual dalam suatu datacenter dan membuat sumber daya computer anda menjadi lebih effisien dengan membuat virtual server.  Dengan Hyper-V kita bisa:

  • Menekan biaya hardware dengan jalan mengoptimalkan pemanfaatan server anda menjadi lebih berdaya guna dengan virtualisasi server
  • Menghemat waktu dalam development dan testing untuk setup hardware dan software. Anda bisa bikin environment test dengan mudah tak perlu beli hardware lagi
  • Sangat effisien dalam membangun infrastructure yang efficien dan hemat untuk High Availability dan Disaster Recovery. Trend dari DRP menjadi berubah total dari system DR model lama yang mengandalkan orang untuk menjalankan / aktifasi DRP karena semua bisa berjalan automatis.

Hyper –V adalah salah satu role dalam Windows server 2012. Jika ente install server dengan Windows server 2012, maka pada server manager bisa di configure untuk Hyper- V role sebagai managemen tools Datacenter.

Semoga bermanfa’at.

Lihat juga artikel sebelumnya:

  1. Memahami active directory pada Windows 2003
  2. Apa yang baru dengan Windows 8 dibanding iPad
  3. Memahami infrastructure jaringan




You may also like...

5 Responses

  1. Ael says:

    Hi gan, mau nanya bagaimana dengan performance server yang di virtual ini apakah sama, lebih cepet, atau lebih lambat dari Server Fisik?

    Misalnya saya memiliki Procesor Xeon dengan Quad core, RAM 8 GB dan HDD 1TB lalu saya membuat 4 Virtual server apakah resource yg di miliki server di bagi 4 juga?
    Jadi tiap V-server dapat jatah masing2 processor 1 Core, Ram 2GB, HDD 256GB.
    Atau kita bisa set pembagian resource nya sesuka hati?

    Thanks
    Ael

    • Ki says:

      Pada setting virtual kita bisa set berapa core, memory dlsb yang bisa digunakan untuk virtual machine dan mereka bisa diset secara dinamis. Jadi misal memory di set masing2 4GB dinamis. Jadi kalo ada resource yg idle bisa memanfaatkan yang ada untuk VM lain yang butuh resource banyak. Tentunya kalo sama2 berbarengan butuh resource banyak yach beda performanya. Core processor bisa multitasking dan tentunya beda dong performax kalo berbarengan proses berat. Pokoknya semua resources bisa dioptimalkan secara dinamis. Jadi tidak secara total masing2 VM, tapi bisa dinamis.

  2. adi says:

    tulisannya bermanfaat.. thax (y)

  3. Pandu Zaid says:

    Gan..untuk instal OS windows server 2012 r2 disalah satu virtual machine gmna gan..??
    upload step by step nya donk..??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *